Akurasi Bahasa Jurnalistik Bukan Sekadar Gaya-gayaan

gaya-gayaan_akurasi bahasa

Musuh utama kejelasan dalam menyampaikan fakta dalam berita adalah kelisanan. Apa yang jelas ketika disampaikan dalam komunikasi lisan belum tentu jelas ketika disampaikan secara tertulis. Ketepatan pilihan kata tidak bisa ditawar. Akurasi bahasa jurnalistik bukan sekadar gaya-gayaan.    Misalnya, seorang reporter melaporkan peristiwa banjir di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sambil mengenakan jas hujan, reporter yang … Read more

Bahasa Jurnalistik di Era Digital

ruang redaksi c-tas_gembira berhasl tayangkan berita

Bahasa jurnalistik kerap dipandang secara sinis. Tidak sedikit yang menuduhnya sebagai perusak bahasa. Bahasa media massa dianggap longgar terhadap kaidah, terlalu sederhana, bahkan cenderung menurunkan standar kebahasaan. Padahal, bahasa yang digunakan para pewarta tetaplah bahasa Indonesia. Ia bukan bahasa lain, melainkan ragam penggunaan bahasa Indonesia dalam konteks komunikasi massa. Sejumlah pakar bahasa telah menegaskan hal … Read more

Judul sebagai Berita Terpendek

terpesona judul

Dulu, ketika media cetak masih disajikan pagi hari, judul masih dianggap sebagai pelengkap berita. Ia sekadar penarik perhatian pembaca. Anggapan itu kini sudah tergerus era digital ini. Kini judul tampil sebagai bentuk berita yang paling padat, paling awal dibaca. Judul sebagai berita terpendek. Orang pun kini banyak yang merasa sudah mengonsumsi  berita hanya dengan membaca … Read more

Kata Penat dalam Jurnalistik Digital: Frasa yang Bikin Bertele-tele

wartawan penat

Sobat jurnalistik, kata penat dalam bahasa jurnalistik adalah suatu aib yang harus dihindari. Mengapa? Kata jenis ini hanya  membuat kalimat yang kita tulis menjadi tidak bertenaga. Kata atau frasa yang satu ini terlalu sering dipakai dan sesungguhnya tidak memberi makna baru. Kehadirannya hanya memperpanjang kalimat. Malah, Sarwoko (2007:178)) menyebut kata penat sebagai kata yang bentuknya … Read more

Kata-Kata adalah Wajahmu

pria dalam botol sedang marah_kata-katamu adalah wajahmu

MITOS BAHASA — Kesalahan memilih kata sering dianggap sepele, malah acap diiringi pembelaan, yang penting bisa dipahami.  Kenapa orang bisa seperti itu. Padahal, kesalahan pemilihan kata dampaknya bisa fatal. Tidak berlebihan kalau dibilang kata-kata adalah wajahmu. Banyak yang berpendapat, dalam berbicara yang penting adalah tersampaikannya pesan. Tapi, saya kok tidak sependapat. Pasalnya, pesan yang disampaikan … Read more

Yakin yang Benar:  Ke Sana Kemari Bukan ke Sana-Sini

mahasiswi bingung harus memilih yang mana_ilustrasi artikel Yakin yang Benar: Ke Sana Kemari Bukan ke Sana-Sini

…Ke sana kemari membawa alamatNamun, yang kutemui bukan dirinyaSayang, yang kuterima alamat palsu… MITOS BAHASA. Itu lirik lagu “Alamat Palsu” yang dinyanyikan Ayu Ting Ting. Ya, kasihan si Ting Ting diberi alamat palsu. Eit, kita tidak akan bicara soal si artis Depok itu. Yang mau kita lihat perihal dua bentuk ke sana kemari dan ke … Read more